Showing posts with label EQ. Show all posts
Showing posts with label EQ. Show all posts

Saturday, May 14, 2011

Jepretan Disderi Pertama dan Kedua!

Ayayay, setelah film pertama rusak karena kebodohan saya salah muter film, akhirnya film yang berikut ini bisa di-publish :D
Berikut adalah foto-foto yang diambil menggunakan film hitam-putih. Dan ternyata, pake film kayak gini sebaiknya jangan dipake di tempat yang kelewat terang atau yang terjadi malah exposure kelewat tinggi alias terlalu terang! .__.
Yang berikutnya adalah foto dengan film berwarna, dan kebanyakan diambil di Semarang ketika minggu lalu saya mewakili EQ di penganugerahan ISPRIMA! :D

Dan tanpa tedeng aling-aling, here are my photos! :)



















Wednesday, October 6, 2010

GREAT GREAT GREAT :)

Seminggu ini saya bertemu dengan orang-orang hebat :)

Diawali dari hari Minggu, 26 September 2010, ketika kampus saya tercinta mengadakan DISCOVER INDONESIA: Green, Blue, Genuine dalam rangka Lustrum XI FEB UGM. Gelaran orkestra yang menyuguhkan Dwiki Dharmawan dan World Peace Orchestra sebagai gelaran utamanya, dan dibumbui oleh penyanyi-penyanyi ternama seperti Andien, Dira Sugandi, juga... Sandhy Sandoro. Tampil pula musisi-musisi mancanegara seperti Andy Suzuki, Philippe Chimineto (yang tampilan atraktifnya sangat menghibur saya!), dan sebagainya.

Bermodalkan 0 Rupiah, karena saya hadir sebagai pers, saya memperoleh pemandangan setara VIP B walaupun harus berdiri sepanjang acara. Beruntunglah saya, ada Mas Pras dan Mas Wana yang menemani saya dan berhasil menemukan 3 seat kosong di barisan festival B untuk kami duduki. Hanya sayangnya, kami duduk bertepatan dengan kemunculan Sandhy Sandoro. Tapi tak apalah, daripada saya jejingkrakan sendiri di belakang barisan VIP B :P
Beruntung ada tiga orang penonton di sebelah saya (yang ternyata adalah pindahan dari festival A) ikut menemani saya menyanyikan lagu Malam Biru dari awal sampai akhir :)

Ketika gelaran orkes berakhir pukul 22.00, saya, Mas Pras, Mas Wana, bertemu dengan Mbak DA, Mas Iqbal, dan kawan-kawan (saya lupa lengkapnya siapa saja, rombongan CLR lah pokoknya :P) menuju are depan panggung untuk berfoto-foto. Tak disangka, ternyata ada Dira Sugandi melayani foto dengan penonton! Anyway, waktu TM pers, udah dikasih tau sebenernya kalau nggak bisa dapet akses backstage. Jadi pupuslah harapan untuk ketemu dengan Sandhy, karena waktu konferensi pers pun dia tidak bisa hadir. Tapi aku beneran nggak nyangka bakalan ketemu Dira Sugandi di depan stage!! Aku kira semua artis 'diamankan' panitia. Maka saya pun segera berfoto dan melakukan wawancara singkat dengannya.



Sandhy Sandoro. Low quality. Blame it on my camera!!


Usai dipusingkan masalah artikel, saya kembali bergelut dengan gelaran tahunan Equilibrium: EQUALITY. Setelah terjadi bermacam-macam peristiwa hingga salah satu pembicara akhirnya membatalkan janjinya, kami berhasil menggaet empat pembicara dari berbagai kalangan, praktisi maupun akademisi.
Mereka adalah Bambang Harimurti, Suryo Pratomo, Prabu Revolusi, dan Ashadi Siregar.

Saya adalah anak acara yang beruntung mendapat tugas menghubungi Prabu Revolusi (many thanks to Amanda Amelia atas sarannya untuk menghadirkan news anchor yang tidak hanya ganteng, tapi juga baik ini :D) dan otomatis wajib ikut menjadi salah satu anggota Tim Penjemputan Prabu Revolusi pada hari Jumat, 1 Oktober 2010 di bandara bersama Mbak Kiki (LO-nya) dan Mbak Bunga (sebagai akotrans).

Bisa dibilang, selama hari Jumat itu saya dan Mbak Kiki menemani Mas Prabu hampir seharian. Kami, dengan tambahan Dito, menemani Mas Prabu makan malam di Parsley. Selama sekitar 2-3 jam di sana, kami berhasil memancing keluar sedikit 'kegilaan' Mas Prabu dengan menjadikan Dito dan Mbak Kiki sebagai sasaran ledekan :P
Ketika kami sampai di wisma tempat Mas Prabu menginap, tiba-tiba Mas Prabu nyeletuk, "Nggak ada yang nemenin saya tidur nih malem ini?" Mbak Kiki mukanya merah padam dengernya =P

Secara keseluruhan, EQUALITY berjalan dengan SUKSESS!! :)
Walaupun ada beberapa ganjalan, baik itu selama persiapan (salah satunya: peristiwa Rabu malam yang saya sampai menangis sambil menelfon Dito. Inget kan, Dito? lol) dan sepanjang acara, alhamdulillah kami berhasil melewatinya dengan lancar.



Btw, saya lagi menghiba kepada si Agung Nyolo untuk menyerahkan semua foto hasil jepretan selama EQUALITY. Berhubung sampe sekarang dia belom bales,. jadi saya cuman bisa ngasih liat foto yang ini aja -____-"

Dito, Mas Prabu, Aku, Mamet (Geng Acara minus Mbak Amel)


Semoga si Nyolo segera menyerahkan semua hasil jepretannya!!

Dan sekarang, saya kembali terbenam dalam tugas-tugas kuliah yang begitu menawan.
See ya!

xxx

Friday, April 9, 2010

About "3 Idiots"

Tiga mata kuliah dari total sembilan sudah terlampaui. Masih ada ENAM lagi, saudara-saudara!! Dan enam tersebut harus saya HAJAR seminggu ke depan. Karena itulah saya merasa sangaaaaaat iri dengan mereka yang justru padat pada minggu pertama UTSnya :(

Pertama, Psikologi Dasar. Open book. Tapi aku jarang nyatet. Oke.
Kedua, Akuntansi Pengantar 2. Essay nya dari kuis dan PR. Bismillah.
Ketiga, Bahasa Indonesia. Bah.

Dan masih ada Manajemen, TIP, Sos-Pol, KaWiN, Hukum Bisnis, dan Statistika I. HOREEEEE!!
*jedotin kepala ke tembok*

Nah, ngomongin yang jelek-jeleknya di-pending dulu. Daripada stres mending nulis yang nyenengin ajaa HAHAHA

Jadi, tadi abis ujian Bahasa Indonesia aku ngacir ke EQ dan mendapati ruangan gelap gulita. Kirain mati listrik, ternyata emang sengaja dimatiin gara-gara Bos Will, Dibu, sama Nadhia lagi nonton Ghost Game. Itu adalah fil horor-thriller tentang permainan uji nyali di sebuah reality show bernama sama dengan judul film.



Dikisahkan ada sekitar sepuluh kontestan yang mengikuti program ini. Mereka ditempatkan di sebuah museun yang ternyata adalah bekas penjara dan tempat penyiksaan pada masa pembeontakan Khamer Merah. Mereka pikir, ini hanyalah tempat biasa yang terlihat menyeramkan. Tetapi ternyata tidak. Ada sebuah peristiwa di masa lalu, yang kini memburu mereka...

Woops, malah cerita film horor. Balik, balik. Ntar bikin aku tambah stres -_____-

Oke, setelah nonton GG, aku muterin film berjudul "3 Idiots". Film itu film bikinan India, pemeran utamanya adalah Aamir Khan sebagai Ranchoddas Shaymaldas Chajaad, atau yang biasa disapa sebagai Rancho.



Rancho, yang melanjutkan bangku kuliah di Imperial College of Engineering (ICE), bertemu dengan dua orang yang menjadi sahabat baiknya: Farhan dan Raju. Bertiga, mereka menjalani masa-masa kuliah yang berat demi menjadi seorang engineering yang handal. Tetapi hidup mereka di ICE tidak mudah karena ada seorang mahasiswa cupu culun pintar bernama Chatur dan rektor mereka yang sadir berna aViru Sahastrabhuddi (yang biasa dipanggil Virus). Walaupun berat dan menemukan banyak masalah (membuat masalah, lebih tepatnya), mereka masih tetap bisa bersenang-senang karena sifat Rancho yang humoris. Selain mereka, ada juga Pia yang adalah putri Virus dan Milimeter, cowok yang bekerja di ICE sebagai cleaning service (dan sangat hafal dengan pidato tahunan Virus untuk mahasiswa-mahasiswa baru).

Suatu hari, Rancho, Farhan, dan Raju membalas dendam kepada Chatur yang menyebabkan Raju terpaksa berpisah kamar dengan Rancho-Farhan. Berkat kecerdikan Rancho, mereka mengganti isi pidato berbahasa India milik Chatur (dia nggak bisa bahsa India, bisanya bahasa Inggris) yang harus dibacakan di depan umum. Karena tidak memahami isi pidatonya dan hanya menghafal, Chatur tetap membawakan pidatonya dengan cerah-ceria. Ketika akhirnya ia tahu apa yang telah ia ucapkan (karena ia dihajar oleh Virus), ia pun bersumpah di hadapan Rancho, Farhan, dan Raju bahwa pada tanggal yang sama (5 September), 10 tahun ke depan, ia akan membuktikan pada mereka bertiga siapa yang akan menjadi lebih sukses.

Sepuluh tahun telah berlalu sejak kejadian tersebut. Chatur bertemu dengan Raju dan Farhan. Tetapi di mana Rancho? Dan mereka bertiga pun memutuskan untuk mencari Rancho....

Filmnya dibuat dengan alur maju-mundur. Di awal film diceritakan mereka bertiga bertemu di atap menara ICE untuk mengingatkan sumpah Chatur pada Rancho, Farhan, dan Raju. Nah, selama mereka melakukan perjalanan untuk mencari Rancho, flashback tentang kisah-kisah mereka selama berkuliah di ICE pun diceritakan. Film ini juga tidak hanya berbumbu komedi. Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari film ini seperti persahabatan dan bahwa menjadi apa yang kita inginkan adalah hal yang penting. Lalu ada satu quote menarik yang muncul di sepanjang film. Kata Rancho, letakkan tangan kanan di atas jantung dan teriakkan:


"Aal izz well"


... maka semua akan baik-baik saja :)

Kemudian, nggak seperti film India kebanyakan, di sini nggak terlalu banyak joged-jogednya. Palingan cuman di beberapa scene aja, dan jogednya tuh lucuuu~Kayak pas joged-joged sama si Pia dan pas joged-joged di kamar mandi :D
Terus pas Aamir Khan yang maen aku sempet syok aja. Setauku tuh dia pemain film India yang udah dari jaman lamaaaaaaaa bangeeeeeettt (soalnya dulu pas SD aku hobi nonton film India sama emak + eyang ;p). Dan bener aja, pas aku kulik-kulik, Aamir Khan tuh KELAHIRAN TAHUN 1965!!

Berarti umur dia sekarang udah EMPAT PULUH LIMA TAHUN!!!!
Dan pas dia maen film ini, umur dia EMPAT PULUH TIGA TAHUN!
ckckckck dasar baby face. Liat aja nih mukanya dia, masih cocok jadi anak kuliahan kaaaann??



Terus ini...



IMUT YAAAAAA~~
Mana mukanya selama film tuh muka-muka bandel gituuuh, yampun sumpaaaah aku gemeeeeess!!! ♥♥♥
Cuman sayangnya aku belom dapet poto dia dari film pas akhir-akhirnya gitu. Dia imut banget dengan rambut acak-acakan dan pake kacamata! Aaaaaaaaaww!♥





Overall, film ini cukup oke buat yang cari selingan setelah berkutat dengan bahan-bahan ujian. Lucu banget soalnya! Kalo mau ngebandingin sama film-filmnya Karan Johar jelas jauh yaaa, ini genre-nya jauh lebih fun gitu. Sementara film-filmnya Karan kan umumnya tentang cinta dan keluarga :)

Oh iya, pastikan kalo mau nonton VCD/DVD yang bajakan, dapet yang terjemahannya bagus yaa. Ini bukan film berbahasa Inggris seperti biasanya. Walaupun ada percakapan yang pake bahasa Inggris, tetep aja Inggrisnya pake aksen India yang bakalan susah dimengerti.

Selamat menonton!





Smell ya later,
xx